Pompanisasi Nasional Dorong Ketahanan Pangan, Mesin Tanaka Harfia Terlibat di Semarang

15 Februari 2025

Upaya Pemerintah Atasi Ancaman Kekeringan Nasional

Menghadapi ancaman kekeringan panjang yang diprediksi akan terjadi antara Juli hingga Oktober 2024, pemerintah Indonesia meluncurkan program besar-besaran berupa pompanisasi nasional. Langkah ini menjadi respons cepat terhadap potensi penurunan produktivitas pertanian akibat gelombang panas dan fenomena El Nino, sebagaimana diperingatkan oleh BMKG.

Presiden Joko Widodo secara langsung meninjau salah satu lokasi implementasi pompanisasi di Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada 19 Juni 2024. Dalam kunjungannya, Presiden menekankan bahwa peningkatan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan mesin pendukung harus dilakukan secara merata dan efisien di seluruh wilayah.

Target Nasional: 75 Ribu Pompa Air untuk Lahan Pertanian

Program pompanisasi ini menargetkan penyaluran 25.000 unit pompa air pada tahun 2024 dan akan ditingkatkan hingga mencapai 75.000 unit dalam beberapa tahun ke depan. Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, sekitar 4.300 pompa ditargetkan untuk didistribusikan, dengan harapan akan meningkatkan hasil panen padi hingga 1,3 juta ton, melampaui rata-rata produksi tahunan yang sebelumnya berkisar di angka 8,9 juta ton.

Pompanisasi memungkinkan perluasan cakupan pengairan hingga ke lahan-lahan pertanian tadah hujan dan area yang selama ini tidak memiliki akses irigasi permanen. Dengan demikian, intensitas tanam dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Mesin Penggerak Tanaka dari Harfia Mendukung di Lapangan

Dalam pelaksanaan program ini, berbagai jenis mesin penggerak digunakan untuk mengoperasikan pompa air. Salah satu mesin yang terlihat digunakan di lapangan adalah Tanaka Power, produk unggulan dari Harfia Construction Machinery. Mesin Tanaka dikenal sebagai penggerak serbaguna yang cocok untuk aplikasi pertanian intensif, termasuk sebagai mesin pompa air.

Tanaka Power dirancang untuk menghadirkan performa tinggi di berbagai kondisi lapangan. Beberapa keunggulan utama dari mesin ini antara lain:

  • Efisiensi bahan bakar yang tinggi, membantu menekan biaya operasional petani. 
  • Pengoperasian stabil dan tangguh, cocok untuk penggunaan berjam-jam di medan berat. 
  • Daya tahan luar biasa, memberikan umur pakai panjang dan minim perawatan. 
  • Kemudahan servis dan perawatan, didukung oleh layanan purna jual 24/7 dari Harfia. 

Kehadiran mesin Tanaka di proyek strategis ini menjadi bukti bahwa teknologi tepat guna yang handal sangat dibutuhkan dalam pembangunan ketahanan pangan nasional.

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Pertanian yang Tangguh

Kunjungan Presiden Jokowi turut didampingi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, serta Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Sinergi lintas sektor ini mencerminkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan pertanian nasional.

Program pompanisasi tidak hanya menciptakan solusi jangka pendek terhadap kekeringan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi sistem pertanian Indonesia menuju model yang lebih modern, adaptif, dan produktif.

Komitmen Harfia dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Sebagai perusahaan yang berfokus pada solusi mekanisasi pertanian dan konstruksi, Harfia Construction Machinery terus berinovasi dalam menyediakan produk-produk yang tangguh dan efisien. Mesin Tanaka merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menyediakan teknologi tepat guna yang mampu mendukung produktivitas petani di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan keberadaan jaringan layanan teknis yang tersebar di berbagai provinsi, Harfia memastikan bahwa setiap mesin yang digunakan tetap terjaga kualitas dan kinerjanya. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi Harfia terhadap visi besar ketahanan pangan nasional.

Tingkatkan performa kerja Anda bersama Tanaka Power, mesin penggerak andal untuk berbagai kebutuhan pertanian. Konsultasikan kebutuhan mesin Anda bersama tim Harfia Construction Machinery disini. 

Artikel ini diadaptasi dari BPMI Setpres berjudul “Antisipasi Kekeringan Panjang, Presiden Jokowi Tinjau Pompanisasi di Kabupaten Semarang”, tayang 19 Juni 2024.

OTHER NEWS

envelope