
Dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional, mekanisasi pertanian menjadi strategi penting yang tak bisa dihindari. Menjawab kebutuhan ini, PT Harfia Construction Machinery (HCM) hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung transformasi pertanian nasional. Melalui unit bisnis Harfia Agriculture, HCM menghadirkan teknologi alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang tangguh, efisien, dan adaptif terhadap kondisi lapangan di Indonesia.
Melalui kegiatan bertajuk Temu Tani & Pelatihan Traktor HTR 855 yang diselenggarakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 21 Juli 2025, HARFIA menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan produktivitas petani lokal. Kegiatan ini melibatkan langsung kelompok tani penerima bantuan Alsintan dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah, serta dihadiri oleh unsur pemerintah daerah dan dinas terkait.
Tujuan utama dari pelatihan ini bukan sekadar distribusi alat, tetapi memastikan bahwa para petani mampu memahami dan mengoperasikan traktor dengan baik, sehingga bisa memaksimalkan hasil pertanian mereka. HARFIA percaya bahwa transfer teknologi pertanian harus dilakukan secara menyeluruh, dari pengenalan produk hingga pendampingan pasca distribusi.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam upaya mendigitalisasi dan memodernisasi sektor pertanian agar lebih tahan terhadap perubahan iklim dan krisis global.

Salah satu kegiatan utama dalam Temu Tani ini adalah sesi pelatihan teknis langsung mengenai Traktor HTR 855, produk andalan HARFIA yang dirancang khusus untuk kebutuhan lahan pertanian di Indonesia. Pelatihan ini dipandu oleh tim mekanik dan engineer berpengalaman, yaitu Jeffry dan Zaenudin, yang memaparkan materi teknis secara sistematis.
Para peserta diajak mengenali fungsi dan komponen traktor, memahami cara pengecekan harian atau P2H (Perawatan Pemeriksaan Harian), serta langkah-langkah menangani kendala teknis yang umum terjadi di lapangan. Materi yang disampaikan bersifat praktis, menggunakan unit display yang memungkinkan peserta belajar secara visual dan langsung mencoba.
Selain itu, pelatihan juga mencakup edukasi mengenai implement pendukung traktor, seperti rotavator dan displough, serta pentingnya penggunaan oli dan filter berkualitas. Setiap peserta menerima panduan operasional & kartu garansi,
Menurut HARFIA, keberhasilan program bantuan Alsintan bukan hanya diukur dari jumlah alat yang didistribusikan, tetapi dari sejauh mana alat tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh petani di lapangan.

Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan hangat dari para petani dan kelompok penerima bantuan Alsintan. Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap sesi, khususnya saat diskusi dan tanya jawab berlangsung. Para petani tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berbagi pengalaman, menyampaikan tantangan di lapangan, serta berdiskusi langsung dengan tim teknis HARFIA. Banyak dari mereka mengaku bahwa pelatihan seperti ini sangat membantu dan memperluas wawasan mereka dalam mengoperasikan dan merawat Alsintan secara mandiri.
Dukungan dari pemerintah daerah juga sangat terasa dalam kegiatan ini. Salah satu bentuk konkret dukungan tersebut adalah kehadiran langsung Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Tengah, Bapak Alpan M. Samosir, yang turut memberikan sambutan. Kehadiran beliau menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam penguatan sektor pertanian.
Sinergi antara HARFIA dan pemerintah daerah menjadi langkah nyata dalam mendorong pertanian yang lebih mandiri, modern, dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, transformasi pertanian berbasis teknologi dapat terwujud secara lebih sistematis dan berdampak jangka panjang.

Dengan terlaksananya acara ini, HARFIA Machinery memperkuat posisinya sebagai perusahaan penyedia Alsintan yang tidak hanya fokus pada penjualan alat, tetapi juga pada pemberdayaan petani dan transfer pengetahuan teknologi. Visi HARFIA ke depan adalah menjadi penggerak utama modernisasi pertanian melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.
Dengan hadirnya traktor HTR 855 di Kalimantan Tengah dan pelatihan menyeluruh bagi para petani, HARFIA berharap dapat meningkatkan efisiensi kerja di sawah. Semua ini berkontribusi langsung pada tujuan besar: mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.
Untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan, tutorial pengoperasian dan perawatan traktor HTR 855 kini tersedia secara online. Kelompok Petani dapat mengakses video-video edukatif ini melalui kanal resmi YouTube HARFIA Machinery. Temukan panduan praktis dan insight langsung dari tim teknis kami dengan klik link ini.