
Program tanam IP 300 menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan Indonesia. Setelah keberhasilan Panen Raya IP 200 di Desa Lubuk Seberuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) langsung menyiapkan diri untuk memperluas skala tanam. Inisiatif ini bukan hanya soal menanam padi tiga kali setahun, tapi juga bagian dari transformasi sistem pertanian nasional.
Sistem tanam IP 300 adalah metode intensifikasi pertanian yang mendorong petani menanam dan memanen padi sebanyak tiga kali dalam satu tahun. Dengan pola ini, produktivitas lahan pertanian dapat meningkat drastis. Namun, metode ini menuntut kesiapan infrastruktur, teknologi, dan sumber daya manusia di tingkat akar rumput.
Di tengah kebutuhan akan percepatan produksi pangan, mekanisasi pertanian menjadi faktor krusial. Teknologi pertanian modern seperti, alsintan dibutuhkan untuk mempercepat proses pengolahan lahan, tanam, dan panen. Di sinilah pentingnya dukungan dari semua sektor, termasuk industri penyedia teknologi seperti Harfia Agriculture.
Dukungan penuh terhadap tanam IP 300 datang dari berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian yang mendorong distribusi alsintan ke berbagai wilayah. Kebijakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menanggulangi tantangan krisis pangan global dan membangun kemandirian pangan nasional.
Di tingkat lokal, Bupati OKI H. Muchendi menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik program ini. Ia menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan kepada Brigade Pangan dan menyampaikan bahwa semua perangkat daerah siap bekerja sama demi menyukseskan tanam IP 300. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk kontribusi nyata daerah terhadap program pusat.
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi fondasi keberhasilan program ini. Dukungan logistik, pelatihan petani, hingga pengawasan implementasi mekanisasi menjadi tugas bersama yang perlu dijalankan secara terpadu. Dengan semangat gotong royong, program IP 300 diyakini akan berhasil mendorong peningkatan produksi nasional.
Salah satu langkah progresif yang dilakukan oleh para petani OKI adalah mengubah fungsi lahan dari kebun karet menjadi sawah. Pergeseran ini merupakan bentuk adaptasi terhadap kebutuhan nasional akan pangan dan potensi keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dari hasil panen padi.
Transformasi lahan ini berdampak langsung pada meningkatnya luas tanam di Kabupaten OKI. Hal ini menciptakan peluang besar dalam mendorong surplus produksi beras, baik untuk kebutuhan lokal maupun distribusi antar daerah. OKI bahkan berpotensi menjadi sentra baru lumbung pangan di wilayah Sumatera.
Dengan semakin banyaknya lahan yang dialihfungsikan, kebutuhan akan efisiensi kerja pertanian menjadi sangat mendesak. Petani membutuhkan alat bantu seperti traktor, combine harvester, rice transplanter, dan mesin panen yang dapat mempercepat siklus pertanian. Di sinilah teknologi dari Harfia Agriculture memainkan peran penting dalam memacu produktivitas.
Tanam IP 300 menuntut efisiensi waktu dan tenaga kerja. Untuk itu, keberadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) menjadi elemen vital. Alsintan memungkinkan petani mempercepat persiapan lahan, penanaman bibit, hingga proses panen dalam jangka waktu yang lebih singkat.
Jenis-jenis alsintan yang krusial dalam mendukung tanam IP 300 antara lain traktor roda dua dan empat, transplanter untuk penanaman bibit padi, serta combine harvester untuk panen. Kehadiran alsintan ini tidak hanya mempercepat proses, tapi juga meningkatkan akurasi dan hasil produksi.
Lebih dari itu, alsintan berperan penting dalam mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Di tengah minimnya jumlah petani muda dan meningkatnya biaya tenaga kerja, penggunaan mesin menjadi solusi keberlanjutan sistem pertanian. Harfia Agriculture menjadi salah satu penyedia utama alsintan yang mampu menjawab kebutuhan tersebut dengan teknologi yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Harfia Agriculture hadir sebagai anak perusahaan dari Harfia Construction Machinery untuk menjawab tantangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Fokus utamanya adalah menyediakan alat dan mesin pertanian yang sesuai dengan kondisi geografis dan karakteristik tanah di berbagai daerah Indonesia.
Sebagai mitra petani, Harfia Agriculture menawarkan solusi menyeluruh: dari penyediaan produk, pelatihan penggunaan, hingga layanan purna jual. Mesin-mesin yang disediakan seperti traktor roda empat & combine harvester didesain agar mudah digunakan oleh petani di berbagai lahan basah atau kering. Ini menjadi salah satu keunggulan Harfia dibanding penyedia alsintan lainnya.
Komitmen Harfia tidak hanya pada sisi teknis, tetapi juga sosial. Perusahaan secara aktif mendukung pelatihan dan pemberdayaan petani agar lebih adaptif terhadap teknologi. Harfia percaya bahwa teknologi bukan hanya soal mesin, tapi juga soal manusia yang mengoperasikannya. Dengan pendekatan ini, Harfia menjadi bagian dari gerakan nasional menuju pertanian modern dan berkelanjutan.
Sebagai perusahaan induk, Harfia Construction Machinery telah berpengalaman dalam menyediakan alat berat untuk proyek infrastruktur nasional. Reputasi ini menjadi pondasi kuat dalam membangun lini bisnis di sektor agrikultur melalui Harfia Agriculture.
Didukung oleh tim engineering dan R&D, Harfia mampu mengembangkan mesin pertanian yang tangguh, hemat bahan bakar, dan tahan terhadap kondisi lapangan ekstrem. Pengalaman bertahun-tahun di dunia konstruksi memberi keunggulan dalam mendesain produk yang tahan lama dan efektif.
Harfia memposisikan diri bukan sekadar sebagai penyedia produk, tetapi sebagai enabler atau penggerak transformasi teknologi di sektor pertanian. Hal ini tercermin dari berbagai kolaborasi dengan pemerintah daerah, koperasi petani, dan lembaga pendidikan vokasi yang fokus pada pertanian.
Selain menghadirkan teknologi dan layanan terbaik, Harfia juga membangun kedekatan dengan petani melalui program Harfia Anniversary Fest 2025. Perayaan 10 tahun Harfia ini menjadi momentum untuk mengapresiasi peran petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Program ini berlangsung selama enam bulan, memberikan kesempatan bagi petani di berbagai daerah untuk berpartisipasi dengan cara sederhana, yakni mengunggah foto atau video bersama produk Harfia. Total sebanyak 984 pemenang akan mendapatkan hadiah spektakuler, mulai dari 8 paket umroh, 88 unit HP Samsung, hingga 888 voucher sparepart Harfia.
Harfia Anniversary Fest bukan hanya ajang berbagi hadiah, tetapi juga simbol kemitraan jangka panjang antara Harfia dan para petani. Melalui kegiatan ini, Harfia ingin menunjukkan bahwa teknologi dan kebersamaan dapat berjalan seiring, menciptakan pertanian yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing.

Kabupaten OKI menunjukkan kesiapan luar biasa dalam menerapkan sistem tanam IP 300. Dengan konversi lahan, dukungan alsintan, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah, OKI menjadi contoh konkret bagaimana daerah dapat menjawab tantangan ketahanan pangan.
Pemerintah daerah OKI secara proaktif mendistribusikan alsintan dan mendorong petani untuk mengikuti pelatihan penggunaan alat. Program ini diikuti dengan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan produktivitas meningkat dan tidak terjadi kesenjangan teknologi.
Keberhasilan OKI ini bisa direplikasi di wilayah lain dengan kondisi lahan serupa. Model kemitraan antara petani, pemerintah, dan sektor swasta seperti Harfia Agriculture terbukti efektif dalam membangun ekosistem pertanian yang tangguh dan adaptif.
Mewujudkan swasembada pangan bukan tugas satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat. Program tanam IP 300 adalah langkah konkret yang memerlukan dukungan menyeluruh dari hulu ke hilir.
Harfia Agriculture telah membuktikan dirinya sebagai mitra strategis dalam mendukung program nasional ini. Melalui produk inovatif dan layanan komprehensif, Harfia mendorong akselerasi transformasi pertanian yang selama ini masih terjebak dalam pola kerja tradisional.
Indonesia memiliki potensi besar untuk mandiri dalam pangan. Dengan kolaborasi seperti yang terjadi di OKI, disertai teknologi tepat guna dari perusahaan seperti Harfia, masa depan pertanian Indonesia akan lebih cerah, efisien, dan berkelanjutan.
Dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan nasional, mekanisasi pertanian menjadi strategi penting yang tak bisa dihindari. Menjawab kebutuhan ini, PT Harfia Construction Machinery (HCM) hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung transformasi pertanian nasional. Melalui unit bisnis Harfia Agriculture, HCM menghadirkan teknologi alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang tangguh, efisien, dan adaptif terhadap kondisi lapangan di Indonesia.
Melalui kegiatan bertajuk Temu Tani & Pelatihan Traktor HTR 855 yang diselenggarakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 21 Juli 2025, HARFIA menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan produktivitas petani lokal. Kegiatan ini melibatkan langsung kelompok tani penerima bantuan Alsintan dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah, serta dihadiri oleh unsur pemerintah daerah dan dinas terkait.
Tujuan utama dari pelatihan ini bukan sekadar distribusi alat, tetapi memastikan bahwa para petani mampu memahami dan mengoperasikan traktor dengan baik, sehingga bisa memaksimalkan hasil pertanian mereka. HARFIA percaya bahwa transfer teknologi pertanian harus dilakukan secara menyeluruh, dari pengenalan produk hingga pendampingan pasca distribusi.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam upaya mendigitalisasi dan memodernisasi sektor pertanian agar lebih tahan terhadap perubahan iklim dan krisis global.

Salah satu kegiatan utama dalam Temu Tani ini adalah sesi pelatihan teknis langsung mengenai Traktor HTR 855, produk andalan HARFIA yang dirancang khusus untuk kebutuhan lahan pertanian di Indonesia. Pelatihan ini dipandu oleh tim mekanik dan engineer berpengalaman, yaitu Jeffry dan Zaenudin, yang memaparkan materi teknis secara sistematis.
Para peserta diajak mengenali fungsi dan komponen traktor, memahami cara pengecekan harian atau P2H (Perawatan Pemeriksaan Harian), serta langkah-langkah menangani kendala teknis yang umum terjadi di lapangan. Materi yang disampaikan bersifat praktis, menggunakan unit display yang memungkinkan peserta belajar secara visual dan langsung mencoba.
Selain itu, pelatihan juga mencakup edukasi mengenai implement pendukung traktor, seperti rotavator dan displough, serta pentingnya penggunaan oli dan filter berkualitas. Setiap peserta menerima panduan operasional & kartu garansi,
Menurut HARFIA, keberhasilan program bantuan Alsintan bukan hanya diukur dari jumlah alat yang didistribusikan, tetapi dari sejauh mana alat tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh petani di lapangan.

Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan hangat dari para petani dan kelompok penerima bantuan Alsintan. Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap sesi, khususnya saat diskusi dan tanya jawab berlangsung. Para petani tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga berbagi pengalaman, menyampaikan tantangan di lapangan, serta berdiskusi langsung dengan tim teknis HARFIA. Banyak dari mereka mengaku bahwa pelatihan seperti ini sangat membantu dan memperluas wawasan mereka dalam mengoperasikan dan merawat Alsintan secara mandiri.
Dukungan dari pemerintah daerah juga sangat terasa dalam kegiatan ini. Salah satu bentuk konkret dukungan tersebut adalah kehadiran langsung Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Tengah, Bapak Alpan M. Samosir, yang turut memberikan sambutan. Kehadiran beliau menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam penguatan sektor pertanian.
Sinergi antara HARFIA dan pemerintah daerah menjadi langkah nyata dalam mendorong pertanian yang lebih mandiri, modern, dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, transformasi pertanian berbasis teknologi dapat terwujud secara lebih sistematis dan berdampak jangka panjang.

Dengan terlaksananya acara ini, HARFIA Machinery memperkuat posisinya sebagai perusahaan penyedia Alsintan yang tidak hanya fokus pada penjualan alat, tetapi juga pada pemberdayaan petani dan transfer pengetahuan teknologi. Visi HARFIA ke depan adalah menjadi penggerak utama modernisasi pertanian melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.
Dengan hadirnya traktor HTR 855 di Kalimantan Tengah dan pelatihan menyeluruh bagi para petani, HARFIA berharap dapat meningkatkan efisiensi kerja di sawah. Semua ini berkontribusi langsung pada tujuan besar: mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.
Untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan, tutorial pengoperasian dan perawatan traktor HTR 855 kini tersedia secara online. Kelompok Petani dapat mengakses video-video edukatif ini melalui kanal resmi YouTube HARFIA Machinery. Temukan panduan praktis dan insight langsung dari tim teknis kami dengan klik link ini.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Harfia Construction Machinery (HCM) melalui unit bisnisnya, Harfia Agriculture, turut ambil bagian dalam Musyawarah Nasional X Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang digelar 24 Juni 2025 di Kementerian Pertanian RI, Jakarta.
Munas bertema “HKTI Mewujudkan Pertanian Modern dan Struktur Pedesaan Maju” ini bukan hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi petani nasional, tetapi juga menjadi panggung strategis bagi pemangku kepentingan industri; termasuk HCM untuk memperkuat sinergi antara sektor swasta dan arah kebijakan pertanian ke depan.
Kehadiran Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam membuka Munas ini mempertegas fokus pemerintah terhadap empat agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pertanian: swasembada pangan, hilirisasi pertanian, pengembangan biofuel, dan program makan bergizi gratis (MBG).
Bagi HCM, empat pilar ini membuka ruang baru untuk memperluas kontribusi strategis di sektor agrikultur. Lewat divisi Harfia Agriculture, HCM menempatkan diri sebagai enabler dalam adopsi teknologi pertanian modern. Kami percaya bahwa pertanian yang produktif harus ditopang oleh tiga komponen utama: alat modern (alsintan), SDM terlatih, dan ekosistem layanan pasca jual yang tangguh.

Dalam Munas HKTI X, Harfia Agriculture menghadirkan salah satu produk unggulan yang telah terbukti di berbagai medan, yaitu XCT-110 Max. Unit-unit produk Harfia Agriculture ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil petani di lapangan: keandalan di lahan basah dan kering, efisiensi bahan bakar dan daya tahan tinggi.
Namun, HCM melihat bahwa produk hanyalah satu bagian dari solusi. Oleh karena itu, Harfia Agriculture dikembangkan sebagai unit yang bukan hanya menjual alsintan, tetapi juga menawarkan layanan menyeluruh (end-to-end solutions) yang mencakup:
Sparepart: Distribusi komponen cepat dan tepat untuk alat berat dan mesin pertanian.
Fair Price: Skema harga yang disesuaikan dengan kebutuhan dan daya beli petani serta instansi pemerintah.
Supplier Ecosystem: Jaringan mitra penyedia komponen yang telah terverifikasi kualitasnya.
24/7 Service: Layanan teknisi dan mobile service yang mampu menjangkau daerah-daerah terpencil secara responsif.
Service Equipments: Kelengkapan alat bantu teknis untuk melakukan penanganan langsung di lapangan.
Salah satu sorotan penting dalam Munas ini adalah aspirasi dari Senator Papua Selatan, Sularso, yang menekankan pentingnya pemerataan alat mesin pertanian hingga ke kawasan timur Indonesia seperti Merauke. Hal ini sejalan dengan strategi ekspansi distribusi Harfia Agriculture ke wilayah-wilayah frontier seperti Papua Selatan, NTT, Sulawesi, dan Kalimantan.

HCM memandang bahwa pemerataan alsintan bukan sekadar distribusi fisik, tetapi juga soal akses teknologi, pelatihan operator, dan ketersediaan layanan pasca jual. Oleh karena itu, kami mendorong Harfia untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan kelompok tani dalam memperkuat infrastruktur pertanian dari hulu ke hilir.
Lebih dari itu, transformasi pertanian juga menyentuh isu regenerasi petani, di mana HCM secara strategis mendorong program pelatihan petani milenial agar mampu mengoperasikan alat modern, serta memposisikan diri sebagai pionir digitalisasi pertanian ke depan.
Munas HKTI X memperlihatkan keselarasan arah antara pemerintah, asosiasi petani, dan industri alsintan. Bagi Harfia Construction Machinery, ini adalah validasi penting bahwa peran HCM tidak hanya sebagai penyedia alat berat untuk sektor konstruksi dan pertambangan, tetapi juga aktor utama dalam industrialisasi pertanian nasional.
Dengan kapabilitas produksi, rantai pasok yang solid, serta komitmen jangka panjang terhadap inovasi, HCM siap menjawab kebutuhan sektor pertanian Indonesia, baik untuk kebutuhan modernisasi, hilirisasi, maupun pengembangan infrastruktur pangan seperti irigasi, lumbung, dan gudang pendingin.
Kami percaya bahwa pertanian adalah strategic national asset, dan peran kami sebagai perusahaan alat berat adalah mempercepat proses transformasi tersebut lewat produk, layanan, dan dukungan teknis yang andal.
Munas HKTI X 2025 adalah lebih dari sekadar forum organisasi. Ia adalah katalis—sebuah titik temu di mana negara, petani, dan industri menyusun langkah bersama untuk masa depan pertanian Indonesia. Dalam lanskap itu, Harfia Construction Machinery dan Harfia Agriculture menempatkan diri sebagai pendorong utama inovasi dan pemerataan teknologi di sektor pertanian.
Melalui langkah-langkah strategis dan kolaborasi lintas sektor, kami percaya pertanian Indonesia bukan hanya akan tumbuh, tetapi juga tangguh, mandiri, dan berdaya saing global.
Desa Bolli, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menjadi saksi momen bersejarah dalam program ketahanan pangan nasional. Pada Jumat, 16 Mei 2025, hamparan ladang jagung yang luas dipenuhi semangat petani dan antusiasme warga menyambut dua tokoh nasional: Menteri Pertanian RI H. Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Keduanya hadir dalam panen raya jagung Bone sebagai bagian dari penguatan program swasembada pangan. Tidak hanya hadir, Mentan dan Kapolri turut memanen jagung langsung di lapangan dan bahkan mencoba sendiri traktor roda empat HTR-885 dari Harfia, menandakan pentingnya peran mekanisasi pertanian dalam mendorong efisiensi dan produktivitas petani Indonesia.

Dalam suasana panen yang meriah, Mentan dan Kapolri menunjukkan komitmen terhadap modernisasi pertanian dengan mencoba langsung traktor roda empat HTR-885. Traktor ini merupakan produk unggulan dari Harfia yang dirancang untuk lahan pertanian dengan kontur bervariasi dan daya tahan tinggi terhadap penggunaan intensif di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan desain tangguh dan fitur kemudahan operasional, HTR-885 menjadi solusi ideal bagi petani yang ingin meningkatkan produktivitas tanpa harus mengandalkan banyak tenaga kerja. Aksi Mentan dan Kapolri ini sekaligus menjadi pesan simbolik bahwa mekanisasi adalah bagian tak terpisahkan dari masa depan pertanian nasional.

Dalam pernyataannya, Menteri Pertanian menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh Kapolri terhadap program ketahanan pangan nasional. Ia menyebutkan bahwa tahun ini, Indonesia mencetak sejarah baru dengan lonjakan produksi jagung hingga 39 persen, dan padi yang naik hingga 52 persen dibanding tahun sebelumnya.
Capaian ini dilaporkan langsung kepada Presiden RI sebagai bentuk keberhasilan program nasional. Untuk mendukung kelancaran distribusi dan kesejahteraan petani, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk menyerap 1 juta ton jagung dengan harga Rp5.500 per kilogram di tingkat petani.
“Ketahanan pangan itu identik dengan ketahanan negara. Kita harus jaga harga di tingkat petani, karena mereka adalah ujung tombak bangsa,” ujar Menteri Amran Sulaiman.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan peran Polri dalam mendukung penuh program prioritas nasional. Menurutnya, panen jagung bukan hanya soal pertanian, tetapi merupakan bagian dari kekuatan negara dalam menjaga stabilitas dan kemandirian.
“Jika kita memiliki ketahanan dan kemandirian pangan, maka negara akan semakin kuat. Ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden yang harus kita kawal bersama,” ujar Kapolri di sela panen jagung Bone.
Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri turut aktif menyiapkan gudang-gudang penampungan hasil panen yang sesuai standar Bulog, sekaligus menjaga rantai distribusi agar hasil panen petani dapat diserap secara maksimal.
Dalam acara ini, traktor roda empat HTR-885 menjadi salah satu sorotan utama. Traktor ini dikembangkan oleh Harfia untuk menjawab kebutuhan petani di lahan menengah hingga besar. Dengan kekuatan mesin yang mumpuni, transmisi yang mudah dioperasikan, serta sistem penggerak roda yang kuat, HTR-885 memungkinkan berbagai pekerjaan pertanian.
HTR-885 juga dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan petani lokal, mulai dari efisiensi bahan bakar, kemudahan perawatan, hingga dukungan teknis & purna jual 24/7.
Keterlibatan Harfia dalam acara panen jagung Bone bukan hanya bentuk partisipasi, tetapi bagian dari misi perusahaan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penyediaan alsintan yang handal dan berkelanjutan. Dalam beberapa tahun terakhir, Harfia telah menyalurkan berbagai jenis alsintan.
Melalui pendekatan yang berbasis kebutuhan petani dan didukung oleh pelatihan serta layanan purna jual, Harfia memperkuat kepercayaan petani terhadap alsintan nasional.
Panen raya jagung di Bone menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya program, tapi gerakan bersama. Sinergi antara pemerintah, aparat, petani, dan sektor swasta seperti Harfia adalah kunci mewujudkan cita-cita Indonesia mandiri pangan.
Melalui kehadiran teknologi seperti HTR-885, Harfia mengambil bagian nyata dalam perjalanan panjang menuju pertanian modern. Panen ini adalah bukti bahwa kemajuan bisa dimulai dari ladang, dan bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar yang tumbuh dari desa-desa.
Upaya mempercepat swasembada pangan nasional terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, langkah tersebut diwujudkan lewat penyaluran 133 unit traktor roda 4 Harfia oleh Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, Jumat (14/3/2025), kepada petani di Kecamatan Air Sugihan.
Distribusi traktor ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi pertanian di wilayah penyangga pangan strategis tersebut. Selain mendukung produktivitas, program ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo dalam mempercepat tercapainya swasembada pangan.
Sebagai salah satu kawasan dengan potensi lahan pertanian yang luas, Air Sugihan merupakan titik penting dalam peta ketahanan pangan Sumatera Selatan. Namun demikian, pengolahan lahan dan manajemen waktu tanam seringkali terkendala tanpa dukungan mekanisasi yang memadai.
Keberadaan 133 unit traktor roda 4 Harfia memberikan harapan baru bagi petani untuk mempercepat proses tanam, menghemat tenaga kerja, serta meningkatkan intensitas panen. Ini merupakan langkah nyata modernisasi pertanian yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani lokal.
Sebagai perusahaan penyedia alsintan unggulan nasional yang dipercaya dan didukung pemerintah, Harfia Construction Machinery memahami bahwa akselerasi pertanian tidak cukup hanya dengan mendistribusikan alat. Diperlukan pula edukasi, pelatihan, dan dukungan teknis agar alsintan seperti traktor dapat berfungsi optimal di lapangan.
Sinergi seperti yang dilakukan Pemkab OKI menjadi contoh positif bagaimana regulasi, teknologi, dan pelaku lapangan bisa bersatu demi pertanian yang lebih maju.
Artikel ini diadaptasi dari pemberitaan berjudul “Gas Target Swasembada Pangan Prabowo, Bupati OKI Salurkan Ratusan Alsintan” yang tayang Maret 2025.
Modernisasi pertanian Indonesia sedang bergerak maju dengan langkah nyata, dan Harfia Machinery berada di garis depan perubahan tersebut. Sebagai bagian dari Harfia Construction Machinery (HCM), Harfia Machinery bukan hanya sekadar penyedia alat dan mesin pertanian (alsintan), melainkan mitra sejati para petani Indonesia dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Ketika berbicara tentang modernisasi pertanian, banyak yang membayangkan teknologi canggih dan mesin-mesin besar. Namun Harfia memahami, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi, melainkan juga oleh keterlibatan aktif di lapangan.
Inilah yang membedakan Harfia Machinery. Kami tidak hanya menghadirkan solusi inovatif, tetapi juga turun langsung ke sawah, berdialog dengan petani, dan memastikan setiap produk benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Pendekatan ini mempercepat adopsi teknologi sekaligus membangun kepercayaan jangka panjang dengan komunitas tani.
Komitmen Harfia Machinery terhadap pertanian modern terlihat nyata melalui keterlibatannya dalam program Indeks Pertanaman 300 (IP 300) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Program IP 300 menargetkan petani untuk menanam padi tiga kali dalam setahun di lahan yang sama, sebuah tantangan besar yang membutuhkan efisiensi waktu, tenaga, dan sumber daya. Untuk mendukung keberhasilan ini, Harfia Machinery menyediakan berbagai solusi modern, antara lain:
Traktor roda empat untuk percepatan olah lahan
Combine harvester untuk panen padi lebih cepat dan efisien
Pompa air hemat energi untuk mendukung irigasi berkelanjutan
Mesin penggerak serbaguna untuk operasional harian pertanian
Dengan teknologi ini, petani Sidrap mampu mengejar target produksi tanpa harus mengorbankan kualitas atau hasil panen.
Berbeda dari banyak penyedia alsintan lainnya, Harfia Machinery tidak berhenti di tahap penjualan produk. Kami aktif hadir dalam forum-forum strategis seperti Rapat Koordinasi Pangan Sidrap yang dihadiri lebih dari 3.000 peserta dari 11 kecamatan.
Melalui kehadiran langsung ini, Harfia mendengarkan aspirasi petani, memahami tantangan di lapangan, dan menyesuaikan solusi yang kami tawarkan.
“Kemajuan pertanian Indonesia dimulai dari sawah, dari mendengar suara petani. Harfia berkomitmen untuk selalu hadir, bukan sekadar menjadi penyedia alat, tapi menjadi mitra sejati,” ujar Agus, Sales Manager Harfia Machinery.
Harfia juga berkomitmen mendukung regenerasi petani melalui keterlibatan aktif dengan kelompok petani. Melalui pendekatan yang inklusif, Harfia membantu memastikan teknologi pertanian modern dapat diakses oleh seluruh generasi petani.
Keberhasilan program IP 300 Sidrap tidak lepas dari dukungan kuat pemerintah pusat dan daerah. Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian, Prof. Fadjry Djufry, bahkan menyebut Sidrap sebagai contoh ideal modernisasi pertanian nasional.
Dukungan kebijakan ini, dipadukan dengan kehadiran perusahaan seperti Harfia, menciptakan ekosistem yang mempercepat transformasi pertanian Indonesia ke arah yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Karena itu, sebagai bentuk apresiasi atas peran vital petani dalam menjaga ketahanan pangan, Harfia meluncurkan program Harfia Anniversary Fest 2025. Melalui program ini, Harfia memberikan penghargaan seperti hadiah umroh, smartphone, dan insentif lainnya kepada petani yang berkontribusi aktif. Program ini menegaskan bahwa Harfia melihat petani bukan hanya sebagai pengguna alat, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan pertanian Indonesia.
Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan fluktuasi pangan, pertanian Indonesia harus bergerak lebih cepat, lebih efisien, dan lebih adaptif. Harfia Machinery, bagian dari Harfia Construction Machinery (HCM), berkomitmen untuk terus berada di garis depan, mendampingi petani Indonesia.
Melalui kehadiran langsung, dukungan teknologi tepat guna, dan kemitraan sejati dengan komunitas tani, Harfia Machinery membantu membuka jalan menuju kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.
Harfia Machinery, Bersama Petani Membangun Masa Depan Pertanian Indonesia.
Kolaborasi Harfia dan pemerintah dorong modernisasi pertanian dengan alsintan (alat mesin pertanian) buatan anak bangsa, menuju kedaulatan pangan Indonesia.
Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota menjadi tonggak penting dalam perjalanan ketahanan pangan nasional. Bertempat di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati Tujuh, Kabupaten Majalengka, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara langsung memanen padi menggunakan Combine Harvester produksi Harfia, alat mesin pertanian buatan anak bangsa.
Momen ini bukan sekadar seremoni. Kehadiran Harfia sebagai penyedia alsintan (alat dan mesin pertanian) lokal menegaskan komitmen pemerintah untuk mengandalkan mesin pertanian Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Harfia telah menjelma menjadi salah satu simbol kebangkitan industri alsintan dalam negeri. Dengan produk seperti Combine Harvester dan traktor yang disesuaikan dengan kondisi sawah di Indonesia, Harfia menjawab kebutuhan petani akan teknologi yang mudah dioperasikan, efisien, dan tangguh.
Kehadiran Harfia dalam Panen Raya ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menjajal produk Harfia di Merauke, Papua. Konsistensi ini menunjukkan bahwa Harfia telah mendapatkan kepercayaan pemerintah sebagai mitra strategis dalam pembangunan pertanian nasional.
“Presiden sudah dua kali menggunakan produk Harfia. Ini bukan sekadar dukungan simbolik, tetapi langkah nyata dalam memperkuat fondasi pertanian nasional lewat teknologi buatan Indonesia,” ujar Ardi, CEO Harfia Construction Machinery.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengungkapkan optimisme tinggi terhadap masa depan pertanian Indonesia. Dengan benih unggul dan teknologi pertanian modern, hasil panen bisa meningkat signifikan.
“Dulu kita panen 7 ton per hektar. Sekarang bisa sampai 10 ton. Ini Revolusi Hijau Kedua bagi Indonesia,” kata Prabowo di tengah hamparan sawah Majalengka.
Pernyataan ini mempertegas peran penting mekanisasi pertanian dalam meningkatkan produktivitas. Dalam konteks ini, penggunaan alsintan buatan Indonesia seperti Harfia menjadi komponen vital yang tidak bisa diabaikan.
Panen Raya 2025 menjadi panggung nyata sinergi tiga pilar utama pembangunan pertanian: pemerintah sebagai pembuat kebijakan, industri lokal sebagai penyedia teknologi, dan petani sebagai ujung tombak di lapangan.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, Indonesia tidak hanya mengejar swasembada pangan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri nasional untuk berdiri di atas kaki sendiri — termasuk dalam urusan teknologi pertanian.
Melalui keterlibatan aktif dalam berbagai program pemerintah, Harfia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi pertanian Indonesia. Sebagai brand alsintan nasional, Harfia tidak hanya memproduksi alat, tetapi juga membawa semangat kemandirian bangsa.
Nasionalisme kini bisa ditunjukkan dengan cara yang lebih nyata — mendukung produk dalam negeri, mempercayai kemampuan anak bangsa, dan membangun ketahanan pangan secara berkelanjutan. Kombinasi semangat juang petani dan keberadaan teknologi seperti Harfia menunjukkan bahwa Indonesia mampu berdikari di sektor pangan.
Di tengah tantangan global, dari perubahan iklim hingga gejolak geopolitik, Indonesia menunjukkan bahwa kemandirian pangan bisa dimulai dari desa-desa seperti Randegan Wetan, dengan mesin hasil karya anak bangsa sebagai tumpuan.
Harfia bukan sekadar brand. Ia adalah bagian dari gerakan besar menuju pertanian yang modern, mandiri, dan nasionalis. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Harfia melangkah pasti sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan pertanian Indonesia yang cerah.
Majalengka, 7 April 2025 — Pagi itu, Desa Randegan Wetan di Kabupaten Majalengka menjadi pusat perhatian nasional. Di tengah hamparan sawah yang menguning siap panen, Presiden Prabowo Subianto tiba untuk memimpin langsung Panen Raya Padi Serentak. Mengenakan busana safari krem dan topi senada, ia melangkah mantap dari kendaraan dinas menuju lahan panen. Tanpa banyak seremoni, Presiden langsung menyapa para petani dan pejabat yang telah menanti.
Namun yang paling mencuri perhatian justru datang beberapa menit kemudian—saat Prabowo menaiki Combine Harvester Harfia, mesin panen padi modern karya anak bangsa, untuk langsung mencoba alat mesin pertanian dalam negeri.
Di bawah terik matahari, Prabowo melangkah mantap menuju mesin Harfia yang telah disiapkan di petak sawah. Beberapa petugas teknis tampak memberikan arahan cepat sebelum mesin dijalankan. Dengan gaya khasnya, Prabowo langsung memegang kendali pedal, dibantu dua orang teknisi, sementara Menteri Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berdiri di sisi mesin.
Tak butuh waktu lama, baling-baling combine harvester Harfia mulai berputar, dan mesin buatan dalam negeri itu melaju perlahan memanen padi di lahan yang luas terbentang. Aksi ini pun langsung menarik perhatian kamera dan para petani.
Mesin yang dikendarai Presiden Prabowo adalah Combine Harvester Harfia, produk alsintan (alat mesin pertanian) asli Indonesia. Dirancang oleh tenaga ahli lokal, Harfia menjadi representasi kebangkitan industri pertanian nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Harfia mulai digunakan dalam berbagai program pemerintah—baik untuk proyek food estate maupun bantuan alsintan ke berbagai provinsi. Kehadiran mesin ini dalam Panen Raya nasional menunjukkan posisi Harfia sebagai salah satu brand alsintan unggulan yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.
Panen Raya ini bukan sekadar acara seremonial. Digelar serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota, kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi besar antara pemerintah, petani, dan industri pertanian nasional.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa dengan pemanfaatan teknologi modern dan benih unggul, hasil panen bisa meningkat drastis dari 7 ton menjadi 10 ton per hektar. Ia menyebut momen ini sebagai awal dari Revolusi Hijau Kedua, langkah besar menuju kemandirian pangan.
“Kita tidak hanya ingin swasembada, tapi juga siap bantu negara-negara lain yang kekurangan pangan. Indonesia harus jadi lumbung pangan dunia,” ujar Prabowo.
Dengan dipercaya dalam acara sebesar Panen Raya Nasional, Harfia tidak hanya menunjukkan kualitas teknologinya, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan.
Langkah Prabowo mencoba langsung mesin Harfia menjadi simbol kuat bahwa produk dalam negeri harus diutamakan, dan pemerintah siap berdiri di belakang industri lokal.
“Kami percaya bahwa alat pertanian bukan sekadar mesin, tapi juga alat perjuangan bangsa. Dan perjuangan itu harus dibekali karya anak bangsa,” tutur Ardi, CEO Harfia Construction Machinery
Bukan hanya gagah di atas mesin Harfia, Prabowo juga tampak menyapa para petani dan berdialog ringan seusai panen. Ia duduk bersama para gubernur, menteri, dan tokoh masyarakat di tenda yang disediakan di pinggir sawah, menegaskan bahwa kebijakan pangan tidak akan dibuat dari balik meja, tetapi dari tanah tempat padi ditanam dan dipanen.
Panen Raya di Majalengka menjadi bukti bahwa Indonesia siap menatap masa depan pertanian dengan percaya diri. Dengan alat mesin pertanian buatan Indonesia seperti Harfia, semangat nasionalisme, dan kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan, mimpi besar menuju swasembada dan lumbung pangan dunia bukan lagi angan.
Harfia hadir bukan sekadar sebagai produsen alat, tetapi juga bagian dari gerakan besar bangsa ini untuk bangkit, mandiri, dan berdaulat di sektor pangan.
Menghadapi ancaman kekeringan panjang yang diprediksi akan terjadi antara Juli hingga Oktober 2024, pemerintah Indonesia meluncurkan program besar-besaran berupa pompanisasi nasional. Langkah ini menjadi respons cepat terhadap potensi penurunan produktivitas pertanian akibat gelombang panas dan fenomena El Nino, sebagaimana diperingatkan oleh BMKG.
Presiden Joko Widodo secara langsung meninjau salah satu lokasi implementasi pompanisasi di Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada 19 Juni 2024. Dalam kunjungannya, Presiden menekankan bahwa peningkatan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan mesin pendukung harus dilakukan secara merata dan efisien di seluruh wilayah.
Program pompanisasi ini menargetkan penyaluran 25.000 unit pompa air pada tahun 2024 dan akan ditingkatkan hingga mencapai 75.000 unit dalam beberapa tahun ke depan. Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, sekitar 4.300 pompa ditargetkan untuk didistribusikan, dengan harapan akan meningkatkan hasil panen padi hingga 1,3 juta ton, melampaui rata-rata produksi tahunan yang sebelumnya berkisar di angka 8,9 juta ton.
Pompanisasi memungkinkan perluasan cakupan pengairan hingga ke lahan-lahan pertanian tadah hujan dan area yang selama ini tidak memiliki akses irigasi permanen. Dengan demikian, intensitas tanam dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.
Dalam pelaksanaan program ini, berbagai jenis mesin penggerak digunakan untuk mengoperasikan pompa air. Salah satu mesin yang terlihat digunakan di lapangan adalah Tanaka Power, produk unggulan dari Harfia Construction Machinery. Mesin Tanaka dikenal sebagai penggerak serbaguna yang cocok untuk aplikasi pertanian intensif, termasuk sebagai mesin pompa air.
Tanaka Power dirancang untuk menghadirkan performa tinggi di berbagai kondisi lapangan. Beberapa keunggulan utama dari mesin ini antara lain:
Kehadiran mesin Tanaka di proyek strategis ini menjadi bukti bahwa teknologi tepat guna yang handal sangat dibutuhkan dalam pembangunan ketahanan pangan nasional.
Kunjungan Presiden Jokowi turut didampingi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, serta Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Sinergi lintas sektor ini mencerminkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan pertanian nasional.
Program pompanisasi tidak hanya menciptakan solusi jangka pendek terhadap kekeringan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi sistem pertanian Indonesia menuju model yang lebih modern, adaptif, dan produktif.
Sebagai perusahaan yang berfokus pada solusi mekanisasi pertanian dan konstruksi, Harfia Construction Machinery terus berinovasi dalam menyediakan produk-produk yang tangguh dan efisien. Mesin Tanaka merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menyediakan teknologi tepat guna yang mampu mendukung produktivitas petani di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan keberadaan jaringan layanan teknis yang tersebar di berbagai provinsi, Harfia memastikan bahwa setiap mesin yang digunakan tetap terjaga kualitas dan kinerjanya. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi Harfia terhadap visi besar ketahanan pangan nasional.
Tingkatkan performa kerja Anda bersama Tanaka Power, mesin penggerak andal untuk berbagai kebutuhan pertanian. Konsultasikan kebutuhan mesin Anda bersama tim Harfia Construction Machinery disini.
Indonesia terus mendorong kemajuan sektor pertanian melalui teknologi canggih demi mewujudkan swasembada pangan nasional. Salah satu buktinya adalah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Desa Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada Minggu, 3 November 2024. Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo secara langsung mencoba mesin panen padi modern, yaitu combine harvester, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap modernisasi pertanian.
Dalam kunjungannya, Prabowo Subianto ditemani Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyaksikan langsung proses tanam dan panen yang dilakukan oleh para petani Merauke. Kedatangan keduanya disambut hangat oleh masyarakat setempat, termasuk petani, warga desa, hingga mahasiswa yang tengah mendalami ilmu pertanian modern.
Salah satu aspek menarik dalam kunjungan tersebut adalah penggunaan combine harvester dari Harfia Agriculture, salah satu brand unggulan di bawah perusahaan Harfia Construction Machinery yang memang terkenal akan inovasi dan kualitas alat-alat pertaniannya. Mesin combine harvester yang digunakan Prabowo tersebut merupakan teknologi modern yang secara efektif membantu meningkatkan hasil panen, mempercepat proses panen padi, dan meningkatkan produktivitas petani.
"Combine harvester ini sangat membantu petani karena mengurangi waktu dan tenaga secara signifikan. Biasanya panen dilakukan secara manual selama beberapa hari, kini hanya memakan waktu beberapa jam saja dengan hasil yang jauh lebih bersih dan optimal," jelas Petrus, petani setempat yang telah merasakan manfaat dari alat modern ini.
Sebelumnya, Petrus mengaku hasil panennya hanya sekitar 2 ton gabah per musim. Setelah adanya dukungan program swasembada pangan dari pemerintah yang disertai penggunaan alat modern seperti combine harvester Harfia, hasil panen meningkat drastis menjadi 7-8 ton gabah per musimnya. "Kami benar-benar merasakan manfaat langsung dari penggunaan teknologi modern ini," tambahnya.
Kehadiran Presiden Prabowo di Merauke juga mendapat respons emosional dari warga desa, seperti Atikah yang merasa sangat bahagia dan terharu bisa bertemu langsung dengan sosok pemimpin negara tersebut.
Program swasembada pangan nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga memastikan ketahanan pangan Indonesia semakin kuat di masa depan. Penggunaan mesin panen modern dari Harfia Agriculture menjadi solusi strategis untuk mengatasi tantangan produktivitas dan efisiensi di sektor pertanian nasional.
Dengan mengintegrasikan teknologi terkini dalam proses pertanian, Harfia Construction Machinery melalui Harfia Agriculture, yang didukung dan dipercaya oleh pemerintah, terus berkomitmen kuat untuk menghadirkan alat dan mesin pertanian unggulan. Dedikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memastikan ketahanan pangan nasional yang kokoh, dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat pertanian modern dunia. Sebagai pemimpin dalam industri alat dan mesin pertanian (alsintan), Harfia terus berinovasi untuk mendukung pertumbuhan sektor pertanian Indonesia secara berkelanjutan.
Baca berita selengkapnya tentang kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Merauke di artikel Kompas.com melalui link ini.
Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) terus menjadi solusi strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Baru-baru ini, puluhan kelompok tani di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menerima bantuan alsintan melalui program kerja sama antara Kementerian Pertanian (Kementan) RI dan Komisi IV DPR RI yang diinisiasi oleh anggota DPR RI Firman Soebagyo. Bantuan ini mencakup berbagai alat penting seperti traktor roda empat, combine harvester, pompa air, kultivator, dan alat semprot.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah dalam mendukung petani di Indonesia, khususnya untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen secara signifikan. Menyadari pentingnya peran alsintan dalam dunia pertanian modern, pemerintah terus menggandeng mitra terpercaya salah satunya, Harfia Agriculture, yang merupakan anak perusahaan dari Harfia Construction Machinery.
Harfia Agriculture, anak perusahaan dari Harfia Construction Machinery, telah lama dikenal sebagai penyedia alat dan mesin pertanian berkualitas tinggi yang dipercaya pemerintah dan para petani Indonesia. Alsintan yang diproduksi oleh Harfia Agriculture, seperti traktor roda empat dan combine harvester, sudah terbukti andal dalam meningkatkan efisiensi produksi pertanian di berbagai daerah.
Produk-produk Harfia Agriculture dipilih oleh pemerintah karena kualitas, inovasi, dan ketahanan produknya yang telah terbukti di lapangan. Kepercayaan pemerintah ini tercermin dalam pemilihan produk Harfia sebagai alat utama dalam berbagai program nasional termasuk dalam kegiatan yang baru saja digelar di Kabupaten Pati, Senin siang (26/12/2022).
Dalam kegiatan distribusi alsintan di Kabupaten Pati, para petani mengakui secara langsung manfaat dari alat-alat pertanian modern yang mereka terima. Salah satunya adalah traktor roda empat, yang diakui telah memberikan kemudahan dalam pengelolaan lahan pertanian. Kelompok tani Mekar Sari Desa Cengkalsewu mengungkapkan bahwa traktor roda empat dari program ini sangat membantu, terutama untuk mengolah lahan seluas 51 hektar yang dikelola oleh 60 petani.
Penggunaan alsintan seperti traktor roda empat terbukti meningkatkan produktivitas lahan, mengurangi biaya tenaga kerja, dan mempercepat proses pertanian dari tahap persiapan hingga panen. Petani juga menyebutkan bahwa sistem penggunaan bergilir semakin memperkuat gotong royong antar petani dalam meningkatkan hasil pertanian.
Komitmen Harfia Agriculture dalam mendukung pertanian Indonesia tidak hanya sebatas menyediakan alat dan mesin berkualitas, tetapi juga terlibat aktif dalam program peningkatan produktivitas pertanian nasional yang digagas oleh pemerintah.
Sebagai mitra pemerintah yang kredibel, Harfia Agriculture terus berinovasi dalam menciptakan solusi-solusi pertanian modern yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan. Dukungan penuh dari pemerintah terhadap produk Harfia menunjukkan bahwa Harfia Agriculture telah diakui sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan sektor pertanian Indonesia.
Dengan pengalaman panjang dan keahlian yang dimiliki, Harfia Agriculture di bawah induk perusahaannya, Harfia Construction Machinery, akan terus melanjutkan komitmennya untuk mendukung pemerintah dan petani dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai bantuan alsintan dari Kementan di Kabupaten Pati, silakan baca berita lengkapnya di RRI.co.id.
Harfia Construction Machinery (HCM), sebagai perusahaan induk dari Harfia Agriculture, produsen alat mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester dan traktor roda empat, terus memperkuat perannya dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada pangan nasional. Baru-baru ini, HCM dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Bone untuk menyediakan 27 unit traktor roda empat yang disalurkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bone di Desa Unra, Kecamatan Awangpone, pada Rabu, 12 Februari 2025.
Penyerahan alsintan ini merupakan bagian dari program besar pemerintah dalam rangka mencapai swasembada pangan nasional serta pelaksanaan program Brigade Pangan dan Optimalisasi Lahan (Oplah) rawa di daerah tersebut.

Acara penyerahan alsintan dihadiri langsung oleh Bupati Bone terpilih, H. Andi Asman Sulaiman, yang didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bone, Nurdin, serta sejumlah pejabat lainnya. Dalam acara tersebut, Bupati Bone secara simbolis menyerahkan alsintan kepada kelompok tani setempat serta melakukan uji coba pengoperasian traktor roda empat secara langsung di area persawahan Desa Unra.
Dalam arahannya, Bupati Andi Asman menegaskan pentingnya pemanfaatan alsintan secara optimal untuk mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai bantuan pendukung, termasuk benih jagung gratis dan pupuk yang akan disediakan jika dibutuhkan.
Alsintan yang disediakan oleh Harfia Construction Machinery melalui Harfia Agriculture ini ditujukan secara khusus untuk membantu petani mengolah lahan tidur yang selama ini belum produktif. Pemerintah Kabupaten Bone menargetkan kawasan Desa Unra dan sekitarnya, termasuk wilayah Kajuara, agar menjadi daerah yang produktif secara pertanian.
Bupati Andi Asman menyampaikan bahwa total nilai bantuan alsintan yang disalurkan mencapai Rp10 miliar. Bantuan ini merupakan dukungan penuh dari Menteri Pertanian, H. Andi Amran Sulaiman, yang disalurkan secara gratis kepada para petani. Bupati juga memberikan perhatian khusus agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara tepat, transparan, dan maksimal untuk kepentingan bersama.
Selain memberikan bantuan alsintan, pemerintah juga membentuk brigade pangan yang akan berposko secara aktif memberikan pendampingan kepada petani. Brigade pangan bertujuan memastikan proses cocok tanam berjalan lancar, terutama untuk komoditas jagung yang menjadi prioritas daerah tersebut.
Pendampingan teknis dari brigade pangan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi dan membantu para petani mengoptimalkan hasil panen melalui penggunaan alsintan modern seperti traktor roda empat yang disediakan oleh Harfia Agriculture.
Harfia Construction Machinery menyatakan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bone dalam penyediaan alsintan. Menurut perwakilan perusahaan, komitmen HCM dalam mendukung swasembada pangan adalah bagian dari strategi besar perusahaan untuk berkontribusi aktif dalam sektor pertanian Indonesia.
Perusahaan menegaskan bahwa alsintan yang disediakan merupakan produk berkualitas tinggi yang telah melalui berbagai uji kualitas dan kinerja lapangan. Harfia Agriculture, sebagai merek di bawah Harfia Construction Machinery, terus berkomitmen menyediakan solusi terbaik bagi pertanian modern di Indonesia.
Petani di Kabupaten Bone, khususnya di Desa Unra, menyambut baik bantuan alsintan ini. Camat Awangpone, Andi Kamaluddin, mengapresiasi langkah konkret pemerintah dan Harfia dalam membantu petani lokal meningkatkan produktivitas lahan mereka. Dengan hadirnya alsintan ini, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.
Penggunaan traktor roda empat dari Harfia Agriculture membantu petani mempercepat proses pengolahan tanah, mengurangi biaya tenaga kerja, dan memastikan lahan tidur bisa berubah menjadi lahan produktif yang menguntungkan secara ekonomi.
Sebagai induk perusahaan dari Harfia Agriculture, Harfia Construction Machinery telah lama menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya modernisasi pertanian di Indonesia. Kepercayaan yang terus diberikan oleh pemerintah daerah maupun pusat kepada Harfia menunjukkan bahwa perusahaan ini mampu memberikan solusi pertanian yang andal dan terpercaya.
Dengan pengalaman panjang dan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan teknologi pertanian modern, Harfia Construction Machinery terus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu perusahaan penyedia alsintan terbaik di Indonesia. Melalui program-program bantuan pemerintah seperti yang dilakukan di Kabupaten Bone, Harfia tidak hanya menjadi penyedia alat, tetapi juga menjadi bagian integral dari upaya nasional mewujudkan swasembada pangan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyerahan bantuan alsintan di Kabupaten Bone, baca berita lengkap di Radar Bone.
BONE - Lanskap hijau mempesona, tersibak oleh hangatnya cahaya matahari pagi yang bangkit perlahan di Bumi Arung Palakka. Keindahan alam ini adalah pemandangan pagi yang akan anda dapatkan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Bagaimana tidak? Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tercatat memiliki sawah terluas di Sulawesi Selatan. Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan menyebut luasan sawah di wilayah ini menyumbang sekitar 17,27% dari total lahan sawah di Sulawesi Selatan. Kabupaten Wajo menempati posisi kedua dengan luas lahan sawah sekitar 100.350 hektar (15,35%), diikuti oleh Kabupaten Pinrang dengan 55.110 hektar (8,43%), dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dengan 48.510 hektar (7,42%).
Hingga tahun 2024, tercatat jumlah penduduk di Kabupaten Bone mencapai 801.775 jiwa dan 80 persen di antaranya menggantungkan hidup dengan memanfaatkan sektor unggulan di wilayah ini, ya pertanian. Berdasarkan fakta ini, alat pertanian berkualitas tinggi menjadi penentu keberhasilan mereka dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. Dengan alat pertanian yang modern dan efisien, para petani di Kabupaten Bone dapat mengelola lahan dengan lebih optimal, mempercepat proses kerja, dan mengurangi kerugian hasil panen. Hal ini tidak hanya akan mendukung ketahanan pangan lokal, tetapi juga memperkuat posisi Kabupaten Bone sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.
Cerita Petani dari Bone
Husein (43) adalah petani asal Bone yang sudah menggunakan Traktor HTR-855 HARFIA selama satu tahun untuk membantu meningkatkan produktivitas di lahan sawahnya. Bagi Husein, menggunakan alat pertanian modern adalah sebuah langkah penting untuk menemukan solusi yang benar-benar sesuai untuk kebutuhan lahannya.
“Selama 15 tahun menjadi petani saya sudah menggunakan beberapa merk alat pertanian modern, dan HARFIA salah satu yang paling enteng, terus bahan bakarnya juga lebih hemat dibanding yang lain” ungkap Husein. Ia pun melanjutkan “Mencari alat yang sesuai untuk lahan itu tidak mudah. Kita harus memastikan alat tersebut tangguh, mudah digunakan, dan punya layanan purna jual yang bagus.”
Pengalaman Husein dengan Traktor HTR-855 telah membawa perubahan besar dalam cara ia bekerja di ladang. Jika sebelumnya ia harus menghabiskan waktu tujuh hari penuh dengan alat pertanian konvensional, kini dengan bantuan Traktor HTR-855, pekerjaan itu dapat diselesaikan hanya dalam tiga hari. Alat ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mengurangi tenaga yang harus dikeluarkan, menjadikan setiap langkah di ladang lebih efisien dan produktif.
“Bayangkan dulu kita pakai bajak sawah yang model jadul itu satu hektar bisa 7-8 hari sekarang saya pakai traktor roda empat-nya HARFIA, tiga hari saja sudah jadi semua” ujar Husein.
Komitmen HARFIA yang berorientasi pada kepuasan pelanggan tercermin dari ketahanan alat-alatnya. Pemahaman terhadap kebutuhan petani Indonesia menjadi salah satu acuan utama dalam merancang produk-produk yang tidak hanya andal, tetapi juga memberikan nilai lebih bagi para petani.
Dengan teknologi yang dirancang untuk hemat bahan bakar, alat-alat HARFIA seperti traktor HTR-855 menjadi solusi efisien yang membantu petani mengurangi biaya operasional. Selain itu, ketahanan mesinnya yang luar biasa memastikan alat ini jarang mengalami kerusakan, sehingga waktu perbaikan dan frekuensi servis dapat diminimalisasi oleh para petani.
“Dalam setahun menggunakan HTR-855, saya hampir jarang repot memikirkan perawatan yang rumit atau suku cadang yang sulit dicari,” kata Husein “Mesinnya benar-benar tahan lama, dan saya bisa fokus pada hasil panen tanpa terganggu oleh masalah teknis” lanjutnya.
Ketangguhan alat-alat HARFIA juga berdampak langsung pada efektivitas kerja di lapangan. Dengan performa yang konsisten dan minim gangguan, petani dapat mengoptimalkan produktivitas mereka tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi untuk perawatan. Fakta ini menjadikan alat pertanian HARFIA sebagai pilihan tepat bagi petani yang mencari hasil produksi tinggi dengan biaya pemeliharaan rendah.
Kemudahan akses suku cadang di seluruh Indonesia
Suku cadang alat berat khususnya alat pertanian menjadi salah satu bagian penting yang terkadang sulit ditemukan, terutama di daerah terpencil atau kawasan dengan akses distribusi terbatas. Ketergantungan pada alat berat untuk operasional harian membuat ketersediaan suku cadang menjadi faktor krusial. Ketika suku cadang sulit didapatkan, hal ini dapat mengakibatkan kerugian operasional. Jelas, ini adalah mimpi buruk setiap petani.
Agar hal ini tidak terjadi pada petani, HARFIA hadir dengan solusi yang memprioritaskan kenyamanan dan kelancaran operasional para petani. Dengan jaringan mekanik yang tersebar di seluruh Indonesia, HARFIA memastikan bahwa setiap keluhan atau kebutuhan petani dapat ditangani secara cepat dan profesional. Tim mekanik HARFIA siap dihubungi 24/7 untuk memberikan dukungan teknis, mulai dari konsultasi jarak jauh hingga kunjungan langsung ke lokasi.
“Mekanik HARFIA siap terus kalau kami tanya soal mesin, mekaniknya juga sempat datang ke Bone untuk sosialisasi maintenance alat. Merk-merk lain yang saya pakai belum pernah seperti ini” cerita Husein.
Kepala Mekanik HARFIA Construction Machinery, Giri Ginanjar, menyebut komunikasi antara mekanik dan pengguna alat HARFIA adalah pilar penting untuk menjaga kualitas alat dan kepercayaan pelanggan HARFIA “Kami terus menjaga komunikasi dengan para petani di seluruh Indonesia, kami upayakan fast response terhadap setiap keluhan mereka. Jika ada spare part yang perlu segera dikirim, langsung kami kirim di mana pun itu lokasinya akan kami upayakan” ujar Giri.
Giri menambahkan bahwa mekanik HARFIA secara rutin mengadakan kunjungan lapangan untuk memberikan pelatihan dan sosialisasi tentang perawatan alat berat dan alat pertanian. Program ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kerusakan akibat kesalahan penggunaan dan memperpanjang umur alat.
“Mekanik kami tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil seperti Bone, Merauke, dan pelosok Kalimantan untuk memastikan dukungan teknis bisa diberikan secara langsung dan cepat. Komunikasi ini tidak hanya soal memperbaiki alat, tetapi juga membangun kepercayaan dengan para petani” tambah Giri.
Kini Husein telah memasuki tahun kedua menggunakan Traktor HTR-855. Sebagai petani di wilayah dengan potensi beras terbesar di Sulawesi Selatan, Husein merasa beruntung telah memilih alat pertanian dari HARFIA yang telah terbukti kualitasnya. “HARFIA ini bagus, kuat, dan tahan lama. Saya tidak perlu khawatir alat ini rusak di tengah pekerjaan, karena memang performanya luar biasa,” ungkap Husein.
Ia juga mengapresiasi kemudahan perawatan dan dukungan teknis dari HARFIA yang selalu siap membantu kapan pun diperlukan. “Dulu kami petani sering kebingungan jika alat pertanian mengalami masalah, tapi sejak pakai HARFIA, semuanya jadi lebih mudah. Mulai dari suku cadang yang selalu tersedia sampai mekanik yang responsif,” tambahnya.
Bagi Husein, HARFIA bukan sekadar merek alat pertanian, tetapi juga mitra yang bisa diandalkan untuk meningkatkan produktivitas di ladang. Inovasi yang berorientasi pada masukkan pelanggan membuat HARFIA mampu konsisten untuk terus menyediakan alat-alat yang berkualitas sekaligus menjadi mitra terpercaya dalam mewujudkan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan di Indonesia.
Kolaborasi antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Kementerian Pertanian (Kementan) semakin kuat melalui program strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Baru-baru ini, TNI AU melalui Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos didampingi oleh Komandan Lanud Sugiri Sukani, Mayor Pnb Fariana Dewi Djakaria Putri, menerima penyerahan peralatan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penyerahan ini berlangsung secara simbolis di Apron Lanud Sugiri Sukani (SKI), Kabupaten Majalengka pada Kamis, 17 Oktober 2024.
Penyerahan peralatan mesin pertanian ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk bersama-sama mencapai target ketahanan pangan nasional. Kehadiran Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, drh. Nur Saptahidayat, M.Sc., dalam acara ini menjadi simbol sinergi kuat antara institusi militer dan sipil dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan potensi sumber daya lahan di sekitar Lanud Sugiri Sukani dapat dimaksimalkan secara efektif.
Prosesi serah terima ini merupakan wujud nyata dari kerja sama lintas sektor yang digalakkan oleh pemerintah dalam rangka mengatasi isu ketahanan pangan yang kini menjadi perhatian global. TNI AU, dengan dukungan peralatan mesin pertanian dari Kementan, optimis mampu berkontribusi secara signifikan dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.

Peralatan mesin pertanian yang diserahkan kepada TNI AU menjadi elemen penting dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Mesin-mesin ini diharapkan dapat membantu para petani di wilayah binaan Lanud Sugiri Sukani untuk mengolah lahan secara lebih efisien dan produktif. Dengan teknologi modern, proses pengolahan lahan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif, sehingga meningkatkan hasil panen secara signifikan.
Penggunaan mesin pertanian juga menjadi solusi efektif dalam mengatasi kendala produktivitas lahan pertanian di wilayah ini. Optimalisasi lahan pertanian dengan mesin modern akan mempercepat pencapaian target produksi pangan nasional yang selama ini terus menjadi prioritas pemerintah Indonesia.
Lebih lanjut, Aspotdirga Kasau Marsda TNI Andi Wijaya menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan pangan global. Beliau menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertanian, tetapi juga seluruh instansi terkait, termasuk TNI AU, untuk bersama-sama menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dalam sambutannya, Komandan Lanud Sugiri Sukani, Mayor Pnb Fariana Dewi Djakaria Putri, menggarisbawahi pentingnya peran aktif TNI AU dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Lanud Sugiri Sukani memiliki potensi lahan yang luas dan strategis untuk pengembangan pertanian modern. Dengan dukungan penuh peralatan mesin pertanian dari Kementan, Lanud SKI dapat lebih maksimal dalam memanfaatkan lahan-lahan ini.
Diharapkan, kerja sama yang solid ini akan terus berlanjut dan berkembang, sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Sinergi antara TNI AU dan Kementan ini juga sekaligus menjadi contoh bagi instansi lain untuk turut berpartisipasi aktif dalam mendukung program nasional demi kesejahteraan bersama.
Program ketahanan pangan nasional yang didukung penuh oleh TNI AU melalui Lanud Sugiri Sukani ini membuktikan bahwa sektor pertanian Indonesia mampu maju pesat jika didukung oleh teknologi modern dan kolaborasi yang efektif antara berbagai pihak.

Harfia Construction Machinery (HCM), sebagai induk perusahaan dari Harfia Agriculture, merasa terhormat dapat turut berperan aktif dalam mendukung program ini dengan menyediakan peralatan mesin pertanian yang berkualitas. Dengan produk unggulannya seperti traktor roda empat dan combine harvester, HCM memastikan bahwa teknologi yang disediakan mampu memenuhi kebutuhan pertanian modern di Indonesia.
Keterlibatan HCM dalam kolaborasi antara TNI AU dan Kementan ini semakin memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) nasional. Produk dari Harfia Agriculture dirancang khusus untuk mendukung pengelolaan lahan secara efisien, meningkatkan produktivitas panen, serta membantu mewujudkan target swasembada pangan nasional.
Sebagai perusahaan yang memiliki rekam jejak kuat dalam mendukung sektor pertanian Indonesia, HCM berkomitmen untuk terus menyediakan teknologi pertanian modern yang handal. Kerjasama strategis seperti ini menjadi bagian integral dari misi perusahaan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.
Dengan sinergi yang erat antara TNI AU, Kementan, dan Harfia Construction Machinery, masa depan pertanian Indonesia terlihat semakin cerah. Penggunaan teknologi modern seperti yang disediakan oleh HCM tidak hanya akan meningkatkan produktivitas, tetapi juga mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian yang lebih modern dan menjanjikan.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Indonesia semakin mendekati tujuan besar dalam mencapai ketahanan pangan berkelanjutan. Harfia Construction Machinery, bersama TNI AU dan Kementan, optimis bahwa langkah ini akan membawa manfaat jangka panjang yang signifikan bagi sektor pertanian nasional.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, baca berita lengkap disini.
Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan mendorong ketahanan pangan daerah, traktor roda empat Harfia tipe HTR-445 resmi diserahkan kepada Kelompok Tani Tompo Buring di Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah. Bantuan ini merupakan bagian dari program aspirasi Anggota DPR RI Komisi X, H. Arwan Aras, yang juga memberikan dukungan di sektor pendidikan dan peternakan.
Sebagai bagian dari lini Harfia Agriculture, unit traktor HTR-445 hadir sebagai solusi pertanian modern. Dikenal tangguh di berbagai medan, traktor ini dirancang untuk mempermudah pengolahan lahan secara efisien dan hemat bahan bakar, menjadikannya pilihan ideal bagi petani di wilayah potensial seperti Mamuju Tengah.
Traktor Harfia HTR-445 tidak hanya mengandalkan performa, tetapi juga didukung oleh layanan after-sales 24/7. Komitmen ini memastikan setiap unit mendapatkan perawatan optimal dan tetap berfungsi maksimal saat dibutuhkan.
Sebagai brand lokal dengan visi global, Harfia Construction Machinery menghadirkan lini pertanian melalui Harfia Agriculture untuk menjawab tantangan mekanisasi pertanian Indonesia. Produk-produk seperti HTR-445 menjadi bukti nyata bahwa teknologi alsintan modern kini bisa diakses lebih luas oleh petani Indonesia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah, Hj. Asmirah Djamal, menyambut baik kehadiran traktor ini dan berharap manfaatnya dapat dirasakan bersama. Menurutnya, pemanfaatan alat secara kolektif akan mempercepat transformasi pertanian daerah menuju praktik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sejalan dengan hal tersebut, H. Arwan Aras juga menekankan pentingnya kolaborasi antarkelompok tani agar bantuan tidak hanya menjadi simbolis, tetapi benar-benar memberi dampak jangka panjang bagi petani dan komunitasnya.
Sebagai salah satu alsintan unggulan nasional, HTR-445 merupakan simbol dari komitmen Harfia dalam mendukung kemandirian pangan Indonesia. Teknologi yang dimiliki traktor ini memungkinkan petani untuk beralih dari metode tradisional ke mekanisasi tanpa bergantung pada pupuk kimia, mengarah pada pertanian yang lebih berkelanjutan.
Dengan sinergi antara teknologi, program pemerintah, dan semangat gotong-royong petani, Harfia percaya bahwa pertanian Indonesia bisa lebih maju dan mandiri.
Artikel ini merupakan adaptasi dari pemberitaan SwaraSenayan.com berjudul “Arwan Aras Bagikan Traktor Roda 4 Merek HARFIA, Ternak Sapi, Hingga Ribuan Beasiswa PIP Aspirasi 2023 Di Mamuju Tengah” yang tayang pada 24 Juli 2023.
Harfia Construction Machinery (HCM), sebagai perusahaan induk dari Harfia Agriculture, menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Indonesia, khususnya di Aceh Utara. Baru-baru ini, melalui kerja sama dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian RI, HCM menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Aceh Utara.
Bantuan alsintan tersebut meliputi produk unggulan seperti traktor roda empat Harfia HTR 445, traktor roda dua rotary, pompa air 6 inci, dan kendaraan roda tiga lainnya. Penyerahan secara simbolis berlangsung pada Selasa, 27 Desember 2022, yang dilakukan oleh pengurus DPC Partai Gerindra Aceh Utara, Zainal Ardi, mewakili anggota Komisi IV DPR RI, Ir. H. TA Khalid MM, yang saat itu tengah melaksanakan ibadah umrah.
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian Aceh Utara. HCM berperan aktif dalam menyediakan teknologi modern yang diperlukan petani agar lebih mampu mengolah lahan secara efektif dan efisien, sehingga produksi pertanian meningkat secara signifikan.
Produk traktor roda empat Harfia HTR 445, salah satu merek andalan dari HCM, dikenal karena keandalannya dalam mempercepat proses pengolahan tanah. Dengan menggunakan traktor ini, petani mampu mengolah lahan pertanian lebih cepat dibandingkan metode tradisional, sehingga membantu mempercepat siklus tanam dan panen.
Selain traktor roda empat, traktor roda dua rotary dan pompa air 6 inci juga disediakan untuk membantu petani dalam pengelolaan air dan pemeliharaan lahan. Teknologi canggih ini menjamin pengolahan lahan pertanian secara optimal dan berkelanjutan.
Pemanfaatan alsintan ini tidak hanya membantu petani meningkatkan hasil panen tetapi juga meningkatkan efisiensi tenaga kerja, sehingga biaya produksi menjadi lebih hemat. Harfia Construction Machinery secara konsisten menyediakan produk yang berkualitas tinggi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi petani dan memperkuat sektor pertanian nasional.
Sebagai perusahaan yang telah terbukti di bidang konstruksi dan alsintan, Harfia Agriculture, brand di bawah Harfia Construction Machinery memahami betul tantangan yang dihadapi sektor pertanian Indonesia. Dengan menyediakan teknologi terbaru dan pelatihan komprehensif, HCM membantu petani meningkatkan produktivitas mereka secara berkelanjutan.
Bantuan yang diberikan kepada kelompok tani di Aceh Utara ini merupakan salah satu dari berbagai program strategis nasional yang mendapat dukungan penuh dari HCM. Perusahaan ini memiliki visi jangka panjang untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur pertanian nasional yang modern, efektif, dan berkelanjutan.
Melalui program bantuan ini, HCM juga berharap mampu memberikan dampak positif jangka panjang dalam meningkatkan taraf hidup petani dan mendukung pemerintah dalam mencapai target swasembada pangan.
Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. H. TA Khalid MM, menegaskan bahwa dukungan alsintan ini merupakan hasil kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan Harfia Construction Machinery. Ia berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh petani dan dijaga agar terus dapat digunakan untuk jangka waktu yang panjang.
TA Khalid juga menyampaikan optimismenya bahwa dengan dukungan alsintan modern, pertanian Aceh Utara bisa berkembang pesat. Ke depan, ia berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah pusat agar memberikan lebih banyak dukungan untuk sektor pertanian, khususnya melalui kemitraan dengan perusahaan yang terbukti kompeten seperti HCM.
HCM terus berkomitmen untuk menjadi solusi utama dalam pengembangan pertanian modern di Indonesia. Dengan menyediakan produk berkualitas tinggi seperti traktor roda empat, traktor roda dua rotary, dan pompa air modern, HCM membantu petani menghadapi tantangan pertanian modern.
Selain produk berkualitas tinggi, HCM juga berkomitmen memberikan pelatihan dan pendampingan teknis kepada petani, memastikan teknologi pertanian ini digunakan secara efektif. Upaya ini menciptakan pertanian yang produktif, efisien, dan berkelanjutan, sesuai dengan visi perusahaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan kolaborasi efektif antara HCM, pemerintah, dan petani, sektor pertanian Aceh Utara dan Indonesia secara keseluruhan diharapkan dapat tumbuh dengan pesat dan berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional.
Harfia Construction Machinery (HCM), sebagai induk perusahaan dari Harfia Agriculture, memainkan peranan vital dalam mendukung infrastruktur alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk program strategis pemerintah seperti Food Estate di Kabupaten Pakpak Bharat. Dalam program ini, HCM dipercaya sebagai penyedia utama traktor roda empat yang digunakan oleh petani lokal.
Kegiatan pelatihan penggunaan traktor yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat di Desa Pardomuan, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, pada Rabu, 6 Desember 2023, menjadi salah satu bukti nyata kontribusi HCM dalam mendukung peningkatan kapasitas petani melalui transfer teknologi dan pengetahuan.
Kehadiran teknologi alsintan dari Harfia Construction Machinery di daerah ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur pertanian yang diharapkan mampu mendukung pencapaian target produksi pangan nasional, khususnya dalam proyek Food Estate ini.
HCM berkomitmen menyediakan teknologi pertanian modern melalui alsintan berkualitas tinggi yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan. Traktor roda empat produksi Harfia Agriculture, salah satu merek unggulan dari HCM, dikenal luas karena kemampuannya dalam mengolah lahan secara cepat, efektif, dan efisien.
Pelatihan penggunaan traktor ini bertujuan untuk memastikan petani setempat mampu mengoperasikan alat secara optimal, sehingga manfaat teknologi modern ini dapat dirasakan secara langsung. Dengan kemampuan teknologi yang handal, petani Pakpak Bharat kini lebih siap untuk mempercepat proses pengolahan tanah, yang menjadi kunci penting dalam keberhasilan program Food Estate.
Investasi HCM dalam menyediakan alsintan modern bagi program-program pemerintah seperti Food Estate menandai peran penting perusahaan ini sebagai mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur pertanian nasional yang modern dan produktif.
HCM secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai inisiatif pemerintah di sektor pertanian, salah satunya melalui penyediaan teknologi pertanian modern yang handal dan efisien. Program Food Estate di Pakpak Bharat ini hanyalah salah satu dari banyak proyek strategis nasional yang mendapat dukungan penuh dari perusahaan ini.
Melalui pelatihan yang intensif dan pendampingan teknis secara berkelanjutan, HCM berupaya meningkatkan kapasitas petani untuk menghadapi tantangan pertanian masa depan. Komitmen ini bertujuan memastikan bahwa investasi dalam teknologi pertanian modern dapat memberikan hasil maksimal bagi masyarakat dan negara.
Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki, HCM akan terus menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur pertanian nasional, membantu pemerintah mewujudkan target ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Program Food Estate di Pakpak Bharat dengan dukungan teknologi dari HCM menawarkan prospek masa depan yang menjanjikan. Optimalisasi penggunaan alsintan modern seperti traktor roda empat yang disediakan HCM tidak hanya meningkatkan efisiensi pertanian tetapi juga membuka berbagai peluang baru di bidang agribisnis.
HCM optimis bahwa melalui penerapan teknologi canggih, sektor pertanian akan semakin menarik bagi generasi muda, menciptakan regenerasi petani yang sangat dibutuhkan untuk menjamin keberlanjutan produksi pangan nasional.
Dengan kolaborasi yang efektif antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat petani, HCM berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun masa depan pertanian Indonesia yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Berita selengkapnya cek disini.
Harfia Construction Machinery (HCM) menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga lokal melalui partisipasinya sebagai sponsor pada Mini Soccer Championship (MSC#1) yang diselenggarakan oleh Fajar.co.id bersama Harian FAJAR. Acara bergengsi ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 24 Juni 2023 dan menghadirkan 12 tim peserta yang berkompetisi untuk meraih hadiah menarik dengan total prize pool sebesar Rp20 juta.
Dukungan dari HCM terhadap turnamen ini merupakan wujud nyata dari perhatian perusahaan terhadap pengembangan bakat olahraga di Makassar. Dengan kehadiran berbagai tim yang antusias, kompetisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap komunitas dan menciptakan semangat kompetisi yang sehat serta sportif.
Technical Meeting yang berlangsung pada Sabtu, 17 Juni 2023, di Redaksi Harian FAJAR dihadiri oleh seluruh perwakilan tim peserta. Pertemuan teknis ini membahas aturan permainan yang disampaikan langsung oleh wasit profesional dari Asosiasi PSSI Kota Makassar, Zul Fitrah. Acara ini sekaligus melakukan pengundian grup pertandingan, sehingga memastikan transparansi dan keadilan selama kompetisi berlangsung.
Turnamen ini menawarkan hadiah yang cukup besar dan menarik perhatian banyak tim lokal. Juara pertama akan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp10 juta, sementara juara kedua mendapatkan Rp5 juta, dan juara ketiga bersama masing-masing sebesar Rp2,5 juta. Melalui dukungan ini, Harfia Construction Machinery ingin turut serta memberikan apresiasi bagi tim yang menunjukkan performa terbaik sekaligus mendorong semangat sportivitas dalam olahraga.
Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara penyelenggara dan berbagai pihak pendukung. Selain Harfia Construction Machinery, beberapa perusahaan terkemuka seperti Yapika Grup, Honda Motor, PS Store, KALLA, dan Pertamina Patra Niaga turut ambil bagian dalam mendukung acara ini. Selain itu, acara ini juga didukung oleh komunitas lokal seperti Lapangan Mini Soccer Bintaheer dan 145 Community, mempertegas sinergi antara perusahaan dan komunitas dalam mendukung aktivitas positif masyarakat.
Kolaborasi strategis ini diharapkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraannya tetapi juga memberikan dampak jangka panjang dalam pembinaan bakat olahraga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar Makassar.
Melalui partisipasinya dalam Mini Soccer Championship FAJAR, Harfia Construction Machinery kembali menegaskan visi dan misinya untuk berkontribusi secara positif terhadap masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial dan olahraga. Perusahaan ini percaya bahwa dukungan terhadap kegiatan komunitas dan olahraga adalah investasi penting dalam menciptakan generasi muda yang sehat, aktif, dan kompetitif.
Dengan terus aktif mendukung berbagai event positif seperti ini, Harfia Construction Machinery berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan masyarakat dan berkontribusi dalam membangun lingkungan yang lebih baik dan berdaya saing tinggi.
Turnamen Mini Soccer Championship yang penuh semangat ini diharapkan bisa menjadi ajang rutin tahunan yang semakin berkembang dengan dukungan penuh dari berbagai pihak termasuk Harfia Construction Machinery. Mari bersama mendukung kegiatan positif ini demi terciptanya komunitas yang lebih solid, sehat, dan sportif.
Harfia Construction Machinery (HCM) adalah perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang penyediaan alat berat dan mesin konstruksi berkualitas tinggi. Dengan pengalaman luas dan reputasi terpercaya, HCM berkomitmen untuk mendukung berbagai proyek infrastruktur, pertanian, serta kegiatan komunitas. Produk unggulan HCM mencakup berbagai jenis mesin konstruksi dan pertanian yang dirancang khusus untuk memberikan solusi efektif dan efisien, mendukung pembangunan nasional serta kesejahteraan masyarakat luas.
Baca berita lengkapnya disini.
Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh berbagai pihak. Salah satu inisiatif terbaru datang dari Kodim 1707/Merauke yang bekerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Papua, menggelar panen raya padi di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada awal November 2024.
Di bawah kepemimpinan Letkol Inf Johny Nofriady, panen dilakukan di area seluas 4 hektar dari total 110 hektar lahan produktif yang dikelola. Lahan pertanian ini merupakan bagian dari total 150 hektar yang telah disiapkan untuk mendukung produksi pangan secara berkelanjutan di wilayah ujung timur Indonesia.
Selain padi, kawasan ini juga dikembangkan untuk budidaya hortikultura seperti tomat dan cabai, serta peternakan ayam dan ikan air tawar. Upaya ini tidak hanya untuk mendukung ketersediaan pangan lokal, tetapi juga menjadi model integrasi sektor pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.
Yang menarik, program ini tidak hanya berhenti pada panen. Dandim menyampaikan rencana jangka panjang pengembangan kawasan menjadi agro wisata, lengkap dengan diversifikasi komoditas dan pengelolaan agribisnis yang terintegrasi. Upaya ini menjadi cerminan sinergi antara sektor pertahanan, ketahanan pangan, dan potensi ekonomi lokal.
Dalam proses panen, mahasiswa dari Polbangtan Gowa turut berperan melakukan pengubinan untuk menghitung estimasi hasil panen. Hasilnya, produksi mencapai rata-rata 4,8 ton gabah per hektar, angka yang cukup kompetitif untuk kawasan perbatasan.
Data ini sekaligus memperkuat urgensi mekanisasi pertanian di wilayah terpencil seperti Merauke. Dengan bantuan teknologi dan alat mesin pertanian (alsintan) yang sesuai, produktivitas petani dapat meningkat, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual yang semakin langka.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan alat berat dan pertanian modern, Harfia Construction Machinery percaya bahwa kolaborasi semacam ini harus terus diperluas. Kami melihat masa depan pertanian Indonesia berada di titik temu antara semangat gotong royong, inisiatif lokal, dan dukungan teknologi.
Artikel ini diadaptasi dari pemberitaan KODIM1707MERAUKE.COM berjudul “Kodim 1707/Merauke Bersama Perum Bulog Kanwil Papua Gelar Panen Raya Padi” yang tayang pada 5 November 2024.
Harfia Construction Machinery (HCM), perusahaan induk dari Harfia Agriculture, telah memainkan peran penting dalam membantu Polsek Bajeng, Polres Gowa, mengubah lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif. Program ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui optimalisasi lahan.
Pada Jumat sore, 1 November 2024, Bripka Aswin Jahar SE, Bhabinkamtibmas Desa Tanabangka dan Desa Borimatangkasa, menggunakan traktor roda empat buatan Harfia untuk mengolah lahan seluas 30 are yang sebelumnya terbengkalai di samping kantor Polsek Bajeng. Inisiatif ini merupakan implementasi instruksi Kapolres Gowa AKBP RTS Simanjuntak, untuk mendukung program 100 hari kerja Presiden Republik Indonesia.
Traktor roda empat produksi Harfia Agriculture membuktikan kehandalannya dalam membantu proses pengolahan lahan secara cepat dan efektif. Teknologi canggih yang dimiliki alat ini mampu mempercepat pengolahan tanah, sehingga lahan menjadi siap tanam dalam waktu singkat. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga secara signifikan meningkatkan potensi hasil pertanian di kawasan Gowa.
Kapolsek Bajeng, AKP H Masjaya SKM, MM, menekankan bahwa optimalisasi lahan tidur sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung swasembada pangan nasional. Beliau percaya bahwa pemanfaatan teknologi pertanian modern yang disediakan Harfia menjadi kunci keberhasilan dari program ini.
Sebagai perusahaan induk dari Harfia Agriculture, Harfia Construction Machinery terus berupaya menyediakan solusi teknologi pertanian modern yang efisien dan inovatif. Kehadiran HCM di sektor ini membantu petani mengatasi berbagai tantangan pengolahan lahan dengan memberikan alat yang tepat guna dan efektif.
Melalui investasi berkelanjutan dalam riset dan pengembangan, Harfia mampu menghadirkan produk-produk yang mampu mendukung pertumbuhan produktivitas sektor pertanian secara berkelanjutan. Upaya ini merupakan wujud komitmen HCM dalam membantu pemerintah Indonesia mencapai target pertanian modern dan swasembada pangan nasional.
Program pengolahan lahan tidur ini merupakan hasil dari kolaborasi efektif antara Harfia Construction Machinery, Polsek Bajeng, dan pemerintah daerah setempat. Sinergi ini menunjukkan pentingnya kerja sama antar lembaga dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperbaiki perekonomian lokal.
Kapolsek Bajeng juga menginstruksikan kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk terus melakukan pendataan dan optimalisasi lahan tidur lainnya di wilayah tugas mereka. Hal ini bertujuan untuk menciptakan dampak luas dalam meningkatkan produktivitas pertanian di seluruh wilayah Gowa.
Sebagai penyedia teknologi pertanian dan konstruksi yang terpercaya, Harfia Construction Machinery berkomitmen mendukung pembangunan sektor pertanian nasional secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi inovatif dari Harfia Agriculture, perusahaan ini aktif membantu pemerintah dalam merealisasikan program swasembada pangan.
Di masa depan, HCM akan terus memperluas perannya sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pengembangan pertanian modern Indonesia, menciptakan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat luas. Komitmen ini merupakan bagian integral dari misi perusahaan untuk berkontribusi positif terhadap pembangunan bangsa.
Berita selengkapnya baca disini.
Harfia Construction Machinery (HCM), perusahaan induk dari Harfia Agriculture, terus menunjukkan dedikasinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pengembangan infrastruktur alat dan mesin pertanian (alsintan) modern. Pada tanggal 05/11/2024, melalui kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep dan Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, HCM menyediakan teknologi pertanian canggih untuk membantu petani meningkatkan produktivitas jagung menuju swasembada pangan nasional.
Program ini secara simbolis ditandai dengan pengoperasian mesin traktor roda empat Harfia HTR 445 oleh Kapolres Sumenep. Kehadiran teknologi dari HCM ini diharapkan mampu mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja petani, dan mengurangi biaya produksi secara signifikan.
Melalui perannya sebagai penyedia infrastruktur teknologi pertanian, HCM tidak hanya menyediakan produk berkualitas tinggi, namun juga secara aktif terlibat dalam program-program pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian secara keseluruhan. Upaya ini sekaligus memperkuat posisi HCM sebagai mitra utama pemerintah dalam pencapaian ketahanan pangan nasional.
Traktor Harfia HTR 445 merupakan produk andalan yang dihadirkan oleh Harfia Agriculture sebagai bagian dari lini produk unggulan Harfia Construction Machinery. Alat ini dirancang khusus untuk menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian, seperti pengolahan lahan berat, peningkatan produktivitas, dan efisiensi waktu tanam.
Dengan menggunakan teknologi ini, petani di Kabupaten Sumenep mampu mempersiapkan lahan dengan lebih optimal dan lebih cepat dibandingkan metode tradisional. Hal ini tidak hanya berdampak positif pada produktivitas lahan, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil panen jagung yang dihasilkan.
Komitmen HCM dalam menyediakan teknologi unggul ini didukung oleh pelatihan intensif yang diberikan kepada petani, memastikan bahwa manfaat dari alsintan modern dapat dirasakan sepenuhnya. Petani mendapatkan wawasan baru mengenai teknik pengelolaan lahan yang efisien, yang akan berkontribusi terhadap peningkatan produksi secara berkelanjutan.
Keberhasilan program swasembada jagung di Kabupaten Sumenep tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kerja sama yang erat antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, akademisi, lembaga penelitian, dan komunitas petani. Harfia Construction Machinery memainkan peran penting dalam memfasilitasi sinergi ini melalui penyediaan infrastruktur teknologi pertanian yang tepat guna.
DKPP Sumenep secara aktif menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian untuk mengembangkan metode pertanian berkelanjutan yang didukung oleh teknologi canggih dari HCM. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan lingkungan pertanian yang inovatif, produktif, dan ramah lingkungan, sehingga dapat menjaga kelangsungan produksi pangan dalam jangka panjang.
Melalui sinergi multi-pihak ini, Harfia Construction Machinery menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inisiatif pertanian yang berorientasi pada hasil maksimal dan keberlanjutan lingkungan.
Sebagai perusahaan induk dari Harfia Agriculture, HCM berkomitmen menjadi pilar penting dalam pembangunan infrastruktur pertanian nasional yang modern dan berkelanjutan. Penyediaan alsintan seperti traktor roda empat Harfia HTR 445 adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan daya saing pertanian Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
HCM menyadari pentingnya investasi berkelanjutan dalam teknologi dan infrastruktur pertanian untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, peningkatan populasi, dan kebutuhan pangan yang semakin tinggi. Dengan menyediakan solusi teknologi yang handal dan efektif, perusahaan ini turut membantu petani lokal dalam mencapai hasil panen yang lebih baik dengan biaya yang lebih rendah.
Komitmen HCM juga terlihat dalam bentuk dukungan teknis yang diberikan secara kontinu kepada petani, seperti pelatihan operasional mesin, perawatan rutin, dan pendampingan langsung di lapangan. Pendekatan ini memastikan petani benar-benar memahami dan mampu memaksimalkan manfaat dari teknologi yang digunakan.
Dengan adanya dukungan teknologi modern dari Harfia Construction Machinery, masa depan pertanian di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep, terlihat semakin cerah dan menjanjikan. Petani kini dapat memanfaatkan alsintan modern yang mempercepat proses produksi, meningkatkan efisiensi kerja, dan memastikan hasil panen yang lebih berkualitas.
Harfia Construction Machinery optimistis bahwa melalui pendekatan integratif ini, Indonesia mampu mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan dan kompetitif di tingkat global. Sebagai perusahaan yang berorientasi pada inovasi, HCM akan terus mengembangkan teknologi baru untuk mendukung sektor pertanian nasional, sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui kolaborasi yang solid antara Harfia Agriculture, pemerintah daerah, dan komunitas pertanian, visi swasembada pangan yang berkelanjutan dan modern dapat segera terwujud, membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca berita lengkapnya disini.
Di era di mana efisiensi dan kecepatan menjadi kunci utama dalam industri konstruksi dan pertambangan, Harfia Construction Machinery (HCM) mengambil langkah berani dan inovatif: membangun superstore alat berat pertama di Sulawesi Selatan.
Selama bertahun-tahun, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi para pelaku industri adalah sulitnya mendapatkan suku cadang alat berat secara cepat dan terpusat. Banyak pengusaha harus berpindah-pindah toko hanya untuk mendapatkan satu set sparepart yang dibutuhkan.
Melihat hal ini, HCM ingin menghadirkan solusi nyata: sebuah pusat layanan dan penjualan alat berat yang lengkap, mudah dijangkau, dan dapat diandalkan.
“Superstore ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendekatkan solusi kepada para pengusaha dan operator alat berat. Selama ini banyak waktu dan tenaga yang terbuang hanya untuk mencari sparepart di tempat berbeda. Kami ingin mengubah itu,” jelas Omar Muhammad Sahar, Direktur Utama Harfia Construction Machinery.
Superstore Harfia dibangun di Jalan Ratulangi, Makassar, lokasi yang strategis dan mudah diakses. Didesain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai latar belakang industri, superstore ini akan menyediakan berbagai jenis suku cadang, aksesoris, dan perlengkapan teknis alat berat dalam satu tempat.
Lebih dari sekadar toko, fasilitas ini akan menjadi hub yang menggabungkan layanan penjualan, konsultasi teknis, dan solusi purna jual.
Superstore ini bukan hanya soal tempat fisik. Ini adalah cerminan dari transformasi besar yang tengah dilakukan HCM: dari sekadar distributor alat berat menjadi penyedia end-to-end solution bagi industri.
Dalam beberapa tahun terakhir, Harfia telah memperkuat kehadirannya di Indonesia Timur melalui layanan distribusi, perawatan, dan pelatihan teknis. Pembangunan superstore ini menjadi bukti nyata bahwa Harfia tidak hanya menjual produk, tapi juga membangun ekosistem yang mendukung keberlangsungan industri lokal.
Superstore Harfia ditargetkan selesai pada akhir tahun ini dan diharapkan menjadi tonggak baru dalam pelayanan alat berat di Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Dengan inovasi ini, Harfia semakin mantap memposisikan diri sebagai mitra utama pertumbuhan industri di wilayah timur Indonesia.
Artikel ini merupakan adaptasi dari pemberitaan GOSULSEL.COM berjudul “Keren, Harfia Construction Machinery Bangun Mall Khusus Alat Berat” yang tayang pada 23 November 2021.